SekolahMenengah Atas terjawab ⢠terverifikasi oleh ahli (1) Masih banyak guru yang belum mengetahui adanya buku pelajaran digital. (2) Padahal, Kementerian Pendidikan Nasional sudah menyiapkan 49 judul buku digital kecil di internet. (3) Karena itu, pada awal tahun ajaran sekarang, kemungkinan kecil sekolah menggunakan buku digital.
Tantanganyang Dihadapi Guru di SD. Berikut adalah 3 tantangan yang dihadapi guru ketika mengajar siswa SD, yaitu: 1. Rasa Ingin Tahu Siswa Tinggi. Rasa ingin tahu yang dimiliki setiap siswa SD cenderung tinggi, maka dari itu tidak jarang mereka akan memberikan banyak sekali pertanyaan kepada gurunya tentang apa yang tidak mereka ketahui.
Gurudapat menuangkan ide kreatif untuk mengembangkan teknologi digital yang diadaptasi untuk pembelajaran dan edukasi. Aplikasi maupun media sosial yang digunakan masyarakat (pada data Digital Indonesia) tentu sudah tidak asing lagi dalam kehidupan sehari-hari kita. Mari kita maksimalkan pemanfaatannya untuk pendidikan.
Penelitianeksperimen merupakan suatu penelitian yang menjawab pertanyaan "jika kita melakukan sesuatu pada kondisi yang dikontrol secara ketat maka apakah yang akan terjadi?". Untuk mengetahui apakah ada perubahan atau tidak pada suatu keadaan yang di control secara ketat maka kita memerlukan perlakuan (treatment) pada kondisi tersebut dan
KEMENTERIANAGAMA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2016 Buku Guru. by Dr. Adnan Mahdi, M.S.I. Download Free PDF Download PDF Download Free PDF View PDF. Pendekatan Saintifik Kurikulum 2013. by ZEN _Production. Download Free PDF Download PDF Download Free PDF View PDF.
Bukuini tidak membahas program tersebut. Buku sumber ini memuat materi yang sangat banyak. Guru bersama siswa hanya membahas materi sesuai dengan tujuan pembelajaran. Siswa masih mugkin mencari materi di luar buku sumber sebagai pengayaan. Dengan pengetahuannya tersebut, siswa akan mendapatkan hasil karya lebih dari tuntutan tujuan pembelajaran.
lR8Jj4Q. 0% found this document useful 0 votes2K views1 pageCopyrightŠ Attribution Non-Commercial BY-NCAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes2K views1 pageMasih Banyak Guru Yang Belum Mengetahui Adanya Buku Pelajaran DigitalJump to Page You are on page 1of 1Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel the full document with a free trial!
Kebutuhan mencari informasi dan data di masa kini tidak lagi identik dengan pergi ke perpustakaan dan membuka banyak buku lagi. Terlebih bagi Gen Z dan Gen Alpha yang sejak terlahir sudah dikelilingi oleh perkembangan dunia digital, yang salah satunya adalah sosial media. Bahkan, perpustakaan bisa jadi tempat yang tak familiar bagi mereka karena mereka lebih akrab dengan co-working space dengan kecepatan tinggi akses tentang generasi, mau tak mau kita menjadi lebih terbuka dengan perkembangan dunia. Saya pun baru mengetahui bahwa Gen Z adalah generasi yang lahir pada akhir tahun 1990 an hingga awal 2010an. Secara usia saat ini mereka berusia 11 tahun hingga 23 tahun. Gen Z juga mendapat julukan Global Generation dan Generation Connected. Setelah Gen Z, anak-anak yang terlahir dalam dekade ini telah disebut sebagai Gen Alpha. Generasi inilah yang menjadi generasi pertama yang lahir dan tumbuh dalam kemajuan teknologi digital sepenuhnya. Tak bisa disangkal, dunia menjuluki mereka sebagai Digital tumbuh, dan berkembang di waktu yang berbeda pastilah membawa kebiasaan dan cara hidup yang berbeda. Menoleh dua puluh tahun ke belakang, kita dan orangtua kita masih akrab dengan koran dan majalah cetak. Mereka juga saling bertukar kabar melalui surat dan berkomunikasi melalui telepon. Saat ini semua media massa telah bermigrasi ke versi digital juga. Orang tua kita yang sudah menjadi kakek nenek saat ini juga menjadi akrab dengan e-news dan membaca melalui gadget mereka walaupun dalam keseharian mereka juga gagap paperless juga mengubah dunia. Tak hanya dalam dunia pendidikan, berbagai sektor juga semakin meminimalisir penggunaan kertas. Kertas struk di ATM, nota makan di restoran, slip gaji, tagihan, formulir semua berganti wajah dalam bentuk digital dan online. Pemerhati lingkungan juga gencar mengkampanyekan gerakan Go Paperless. Dengan mengurangi penggunaan kertas kita juga menyelamatkan hutan. Menurut Petungsewu Wildlife Education Center, setiap 15 rim kertas ukuran A4 akan menebang sebuah pohon. Setiap eksemplar koran akan menghabiskan sepuluh bahkan lebih pohon di hutan. Bayangkan, dalam sehari terbit koran berapa pohon yang ditebang untuk memenuhi kebutuhan juga teringat, semasa kuliah para dosen terbang yang sebagian berasal dari Amerika sudah mengajak mahasiswanya menggunakan kertas bekas saja apabila mengumpul tugas, menulis revisi atau membuat laporan diskusi. Selebihnya, mereka lebih suka file yang dikirim melalui email saja. Mereka juga sering menceritakan budaya mereka yang sudah semakin beralih ke digital salah satunya dengan semangat dunia pendidikan saat ini, buku cetak masih banyak diperlukan di berbagai tingkat pendidikan. Terkadang referensi lama belum ada versi digitalnya. Walaupun kita sudah mengenal e-book, buku cetak tetap menjadi pilihan karena lebih terasa fisiknya dan ada perasaan khusus yang sifatnya personal saat memegang buku. Saya merasakan getaran bahagia saat membaca buku, mengelus cover-nya dan membuka lembarnya. Selain itu, buku cetak lebih memberi kenyamanan saat membaca terlebih untuk waktu yang cukup siswa tingkat sekolah menengah yang saya temui memberikan komentar yang senada. Mereka tetap memilih buku cetak dan digital berimbang porsinya. Usia mereka antara 12 hingga 15 tahun. Jika digolongkan menurut generasinya mereka masuk dalam Gen Z yang sebenarnya sudah terbiasa menggunakan teknologi digital. Membaca materi ajar melalui digital sudah pasti menggunakan perangkat tambahan seperti handphone, tablet ataupun laptop dengan memasang aplikasi atau program. Perangkat ini pastinya membutuhkan baterai dan daya listrik yang tidak bisa digunakan apabila listrik padam dan baterai minim. Selain itu mengunduh banyak file juga mempengaruhi kapasitas memori perangkat. Tantangan baru adalah ketahanan mata untuk screen time dalam waktu yang lama. Paparan radiasi dari gadget sudah banyak sekali dibagi informasinya dan sangat mempengaruhi kesehatan indera buku digital adalah awet, ringkas, praktis dan mudah dibawa kemana-mana. Bayangkan, jika seorang siswa akan membawa 3 buah buku setebal 500 halaman pasti sangat berat. Tetapi dengan adanya teknologi, buku tersebut menjadi lebih ringan dalam genggaman. Saat kita membutuhkan informasi tambahan, buku digital juga siap menjadi sumber data. Ketika kita entri kata kunci yang kita butuhkan, tautan akan muncul dan bisa segera kita bagi kepada orang lain. Betapa mudah dan banyak pekerjaan terselesaikan dengan adanya teknologi. Saat ini banyak e-book bisa didownload secara gratis atau Hal yang Bikin PJJ Stress Anak dan Cara MengatasinyaKegiatan belajar yang terus dilaksanakan daring membuat anak bosan, sepi hingga stress. Sebagai orangtua, Anda berperan untuk menemani anak dan membantu mereka agar tidak stress ketika MeilinaBuku digital juga membantu guru maupun dosen dalam proses pembelajaran. Adanya infografis, konten multimedia dan materi yang dibuat semenarik mungkin membuat siswa lebih betah mengakses ilmu baru. Mereka juga merasakan belajar dengan cara yang menyenangkan karena menggunakan teknologi antara berbagai kelebihan buku digital, bagaimanapun buku digital juga mempunyai kekurangan. Selain memengaruhi kesehatan mata apabila membaca terlalu lama, tantangan maraknya pembajakan menjadi sebuah risiko bagi penulis dan penerbit. File-file e-book acap kali dipublikasikan secara ilegal dan maraknya copy paste dalam sebuah Kanal Youtube yang Aman dan Edukatif Bagi AnakAda banyak konten edukatif di Youtube yang bisa ditonton anak untuk belajar dan mengisi waktu luang KurniasihKesimpulan yang bisa didapatkan, bagi siswa Sekolah Dasar, Sekolah Menengah dan Sekolah Lanjutan buku cetak tetap dibutuhkan tetapi buku digital bisa menjadi referensi tambahan saja. Kesehatan mata dan penggunaan gadget sesuai porsi usia juga merupakan pertimbangan utama yang harus diperhatikan. Alih-alih menjadi generasi yang tumbuh bersama teknologi tetapi interaksi antar individu menjadi sangat minim. Tak jarang komunikasi tatap muka ketika bertemu di antara mereka menjadi abai karena masing-masing dengan keseruan smartphone di genggaman. Berlangganan newsletter kami Dapatkan postingan terbaru yang dikirim langsung ke kotak masuk kamu. Now check your inbox and click the link to confirm your subscription. Please enter a valid email address Oops! There was an error sending the email, please try later. Direkomendasikan untuk kamu
Dunia tengah memasuki revolusi digital atau industrialisasi keempat. Penggunaan Internet of Things IoT, big data, cloud database, blockchain, dan lain-lain akan mengubah pola kehidupan manusia. Murid, misalnya, dengan mudah dapat menemukan informasi melalui internet untuk menyelesaikan tugas-tugas sekolahnya. Bahkan, untuk kondisi tertentu seperti di daerah-daerah 3T terdepan, terluar, tertinggal, gawai dapat menggantikan orang tua dan guru. Di daerah seperti ini kebanyakan orang tua tidak mampu membimbing anaknya belajar. Guru yang baik pun jarang ditemukan. Di masa depan, pengajaran kepada murid bisa jadi fungsi perusahaan digital juga. Selain di sekolah, anak dapat belajar di mana saja. Betulkah gawai negatif? Kini lebih dari 93 juta penduduk Indonesia adalah pengguna internet dan sekitar 71 juta memiliki telepon seluler ponsel. Mereka cenderung terhubung dengan media digital. Sebagian adalah orang muda yang senang terhubung connected dan berkomunikasi-communicate, serta menggandrungi perubahan change. Sebagian besar adalah generasi baru yang menghadapi pergeseran kebiasaan lama ke tradisi baru yang tidak mudah menduga arahnya. Perkembangan dunia digital begitu dinamis yang lambat laun bukan sekadar mempengaruhi tapi mengubah gaya hidup masyarakat tanpa dapat dihindari oleh siapa pun. Dunia tidak perlu menunggu waktu satu abad untuk mengalami perubahan era digital. Anak sekolah sekarang ketika dewasa kelak akan berhadapan dengan digitalisasi kehidupan. Diperkirakan 65% ragam pekerjaan sekarang akan tergantikan oleh jenis pekerjaan baru yang kini belum terbayangkan. Sebut saja, misalnya, ketika perangkat proyektor diaplikasikan pada komputer dan HP, maka berbagai pabrik proyektor dan bahkan televisi akan segera tutup, pengunjung bioskop pun menghilang. Banyak pemangku kepentingan pendidikan, baik birokrat, tokoh masyarakat, maupun orang tua murid yang mengkhawatirkan dampak negatif penggunaan telepon seluler oleh anak. Banyak pula sekolah yang melarang murid membawa ponsel. Padahal, sebagai alat komunikasi, baik atau buruknya penggunaan gawai tergantung kepada pemakai. Dukungan dari semua pihak yang relevan terkait upaya meminimalkan dampak negatif media digital tentu diperlukan. Namun, penggunaan gawai untuk tujuan positif harus diberi ruang seluas-luasnya. Inovasi teknologi untuk pendidikan Salah satu area teknologi digital dapat memberikan solusi terhadap permasalahan masyarakat adalah di sektor pendidikan. Masih banyak komunitas di Indonesia yang mayoritas orang tua tidak mampu membantu anaknya belajar. Penyebabnya bisa karena mereka berpendidikan rendah atau jarang berada di rumah. Selain itu, masih banyak guru yang kemampuan mengajarnya meragukan, sebagaimana terindikasi bahwa lebih dari separuh mereka tidak lulus uji kompetensi guru UKG. Hasilnya banyak anak Indonesia mendapatkan kualitas pengajaran dan pendidikan yang rendah. Hasilnya kemampuan membaca, berhitung, dan pengetahuan sains anak-anak Indonesia berada di bawah Singapura, Vietnam, Malaysia, dan Thailand berdasarkan tes PISA The Programme for International Student Assessment 2016. Sebuah perusahaan berbasis teknologi digital, Ruangguru, berupaya memberikan solusi untuk masalah pendidikan di Indonesia dengan menyediakan platform pembelajaran via gawai. Indonesia memiliki 3,1 juta guru tetap ditambah lebih dari 700 ribu guru honorer. Sekitar separuh dari jumlah tersebut memiliki kompetensi cukup untuk dapat mengajar dengan baik. Sebagian dari guru kelompok terbaik berpotensi besar untuk menjadi mitra kerja perusahaan pembelajaran digital. Perusahaan digital Ruangguru, didirikan pada 2014, saat ini telah merekrut melalui seleksi ketat sekitar 150 ribu guru untuk bergabung dalam platform mereka. Para guru ini adalah mitra kerja Ruangguru sebagai tutor yang membantu anak memahami materi pelajaran. Modul bimbingan belajar setiap materi disajikan secara visual dan dapat diunduh pengguna. Murid membayar setiap paket belajar yang dipilihnya, mulai puluhan ribu sampai jutaan rupiah. Guru tutor mendapat penghasilan sesuai dengan jumlah pengguna yang mengikuti paket belajarnya. Pada awal 2018, lebih dari tujuh juta murid SMP dan SMA menjadi pengguna. Jumlah anak sekolah SMP dan SMA di Indonesia 14,6 juta ditambah murid SMK sebanyak 4,8 juta orang. Berbagai aplikasi Ruangguru menempati peringkat pertama untuk kategori pendidikan di Google Play dan iOS App Store. Contoh layanan yang disediakan Ruangguru, misalnya Ruangguru âOn-The-Goâ, yaitu aplikasi untuk mempermudah murid menyaksikan video tanpa kuota internet. Ruangguru juga memudahkan murid untuk mengakses ribuan video materi, pembahasan dan latihan dari beragam mata pelajaran tiap-tiap tingkatan kelas. Video tersebut didesain dan diproduksi Ruangguru bersama guru tutor pilihan. Sebuah produk Ruangguru, bernama âdigitalbootcampâ, yaitu platform belajar kelompok dengan bimbingan tutor siaga. Grup chat belajar ini memanfaatkan modul bimbingan belajar lengkap, latihan soal dan tryout, serta akses video materi yang tersedia di âruangbelajar.â Melalui layanan âdigitalbootcampâ Ruangguru berhasil membantu lebih dari 96% pesertanya meraih nilai rata-rata di atas 70 pada Ujian Nasional 2017. Ruangguru juga menawarkan beberapa produk lain, seperti âruanglesonlineâ layanan bimbingan belajar sesuai kebutuhan. Melalui âruanglesonlineâ anak mengirimkan foto soal dan menuliskan pertanyaan terkait soal tersebut. Dalam waktu 3 menit dia akan terhubung dengan tutor. Kemudian tutor membantu anak belajar via chat selama 30 menit dengan biaya Sementara itu, layanan âruanglesâ menyediakan ribuan profil guru privat berkualitas yang dapat dipilih anak sendiri untuk membimbingnya belajar di rumah atau tempat lain yang disepakati. Anak dapat juga menyampaikan kebutuhan belajarnya dan Ruangguru akan memilihkan tutor yang paling pas untuk anak. Guru privat membuat rencana belajar sesuai kebutuhan anak dan secara rutin melaporkan perkembangan belajar kepada orangtua anak. âRuanglesâ adalah portal pencarian guru privat terbesar di Indonesia. Para guru juga bisa memanfaatkan aplikasi âruangkelasâ, layanan Learning Management System yang disediakan secara gratis untuk guru dan murid di Indonesia. Aplikasi ini membantu guru memberi tugas dan memonitor perkembangan belajar murid. Guru dapat memberikan tugas dan ujian kepada murid secara online di mana saja dan kapan saja. Guru dapat memonitor hasil tugas yang dikerjakan murid secara langsung dan mudah. Guru dapat mengevaluasi kemampuan murid untuk tiap mata pelajaran secara otomatis. Potensi yang harus digali âSekolahâ berasal dari bahasa latin yang arti sebenarnya adalah waktu luang. Sekolah merupakan kegiatan di waktu luang bagi anak dan remaja di tengah hak dasar mereka untuk bermain menikmati masa mudanya. Dalam perkembangannya, makna sekolah berubah menjadi lembaga tempat berprosesnya ajar antara murid dan guru yang memerlukan tempat dan dukungan berbagai alat bantu pembelajaran dalam suasana birokratis. Di masa depan, dengan perkembangan teknologi, anak dapat belajar di mana saja dan guru pun dapat menjadi fasilitator dan moderator pembelajaran tanpa terikat ruang fisik. Ruangguru sudah menunjukkan sedikit gambaran bagaimana itu dapat terlaksana. Ke depan, Indonesia memang masih memerlukan banyak pembangunan startup yang menawarkan layanan-layanan spesialis, seperti perusahaan digital âSanggaripa,â âSanggarips,â âSanggarhitung, "Sanggarbaca,"dan lain-lain untuk memberi pengajaran kepada murid,â Lemaripustaka" yang menyediakan bacaan bagi murid, dan âPondoksantriâ dan âKitabkuning"yang mempromosikan berbagai pelajaran madrasah dan pesantren. Pemerintah Indonesia saat ini memfasilitasi Gerakan Nasional 1000 Startup Digital untuk mendorong pengembangan dan penggunaan teknologi dalam menyediakan berbagai solusi inovatif. Namun, yang tak kalah penting dari pengembangan startup digital adalah pemerataan pembangunan infrastruktur digital di seluruh pelosok negeri. Agar Indonesia dapat memanfaatkan perkembangan teknologi era digital, dukungan internet berkapasitas besar dan supercepat di semua desa dan sekolah diperlukan.
Bacalah paragraf berikut dengan saksama ! untuk soal nomor 1 dan 2. 1 Masih banyak guru yang belum mengetahui adanya buku pelajaran digital. 2Padahal, Kementerian Pendidikan Nasional sudah menyiapkan 49 judul buku digital kecil di internet. 3 Karena itu, pada awal tahun ajaran sekarang, kemungkinan kecil sekolah menggunakan buku digital. 4 Walaupun program tersebut sangat bermanfaat dan menguntungkan murid, orang tua dan guru belum sepenuhnya memahami cara memperolehnya. 5 Di samping itu, banyak guru belum mengenal belum buku digital yang diakses dari internet sehingga mereka harus dibekali pengetahuan tentang internet. 1. Ide pokok paragraf tersebut adalah . . . . A. Empat puluh sembilan judul buku digital B. Buku pelajaran digital di internet C. Kemungkinan penggunaan buku digital D. Keuntungan program buku digital E. Pengetahuan guru tentang buku digital Pembahasan Ide pokok paragraf atau biasa dikenal dengan gagasan utama yang merupakan bagian penting dalam suatu paragraf. Ide pokok paragraf tersebut adalah pengetahuan guru tentang buku digital. Jawaban E 2. Kalimat fakta dalam paragraf tersebut adalah nomor . . . . A. 1 D. 4 B. 2 E. 5 C. 3 Pembahasan Kalimat fakta merupakan kalimat yang berdasarkan kenyataan dari sebuah peristiwa. Kalimat fakta dalam paragraf tersebut adalah nomor 2. Jawaban B 3. Bacalah paragraf berikut dengan saksama ! 1 Ratusan batu nisan berderet di Punggungan Dughla, meter dari permukaan laut itu memuat nama pendaki puncak gunung itu. 2 Kabut tipis menyamarkan nama-nama yang dipahat di batu itu. 3 Berada di jalur utama pendakian Gunung Everest, deretan nisan tanpa jasad itu mencekam setiap pendaki yang hendak menjajal puncak tertinggi bumi. 4 Nama-nama itu adalah mereka yang hilang atau tewas di Everest sejak gunung ini pertama kali didaki. 5 Scott Fischer salah satu nama legende yang dipahatkan di batu nisan itu tewas bersama tujuh pendaki lain dalam tragedi Mei 1996. Kalimat yang merupakan opini dalam paragraf tersebut adalah nomor .... A. 1 D. 4 B. 2 E. 5 C. 3 Pembahasan Kalimat opini adalah kalimat yang menyatakan pendapat, kesan, atau tanggapan atas suatu hal. Suatu opini memungkinkan terjadinya perbedaan antara orang yang satu dengan orang lainnya. Jawaban C Bacalah paragraf berikut dengan saksama ! untuk soal nomor 4 dan 5. Anak-anak memiliki kebutuhan tidur yang lebih banyak daripada orang dewasa. Hal ini dikarenakan anak-anak masih dalam masa pertumbuhan yang notabene membutuhkan banyak energi untuk terus tumbuh. Namun, secara umum kebutuhan tidur orang dewasa berkisar antara 7 sampai 9 jam per hari. Hal itu terungkap dalam seminar kesehatan di Jakarta yang dihadiri oleh ratusan pendengar. Kebutuhan tidur sangat bervariasi pada setiap orang karena kebutuhan tidur dipengaruhi oleh tingkat aktivitas, umur, kondisi fisik, dan psikologis. 4. Makna istilah psikologis dalam paragraf tersebut adalah .... A. Perkembangan jiwa D. Ilmu jiwa B. Keadaan jiwa E. Hal kejiwaan C. Pertumbuhan jiwa Pembahasan Istilah psikologis berasal dari kata dasar psikologi yang artinya âilmu kejiwaanâ. Istilah tersebut mendapat akhiran âis yang bermakna âsifatâ. Dengan demikian, psikologis berarti âsifat atau keadaan kejiwaanâ. Jawaban B 5. Kesimpulan paragraf tersbut adalah .... A. Kebutuhan tidur sangan bervariasi pada setiap orang. B. Kebutuhan tidur sangat dipengaruhi oleh kondisi. C. Kondisi kebutuhan tidur anak-anak sangat bervariasi. D. Anak-anak membutuhkan tidur yang cukup banyak. E. Kebutuhan tidur orang dewasa sangat bervariasi. Pembahasan Pada umumnya letak kesimpulan berada pada bagian akhir paragraf. Seperti pada soal tersebut, kesimpulan paragraf itu adalah âkebutuhan tidur sangan bervariasi pada setiap orangâ. Jawaban A 6. Cermatilah paragraf berikut ! Lembah Harau, di Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatra Barat merupakan jurang yang besar dengan diameter mencapai 400 meter. Di Harau ini banyak keindahan yang memukau. Tebing-tebing granit menjulang tinggi dengan bentuknya yang unik mengelilingi lembah. ... Dari mulai memasuki Lembah Harau, pengunjung sudah menikmati tebing-tebing granit ini. Kalimat deskripsi yang tepat untuk melengkapi bagian yang rumpang dalam paragraf tersebut adalah .... A. Tebing-tebing granit yang terjal ini mempunyai ketinggian 80-300 meter. B. Sebagian pemanjat tebing dunia telah mengunjungi tempat ini untuk dipanjatnya. C. Banyak orang membandingkan Lembah Harau yang indah dengan âGrand Canyonâ. D. Pengunjung menikmati keindahan alamnya dalam udara yang sangat segar dan bersih. E. Tebing granit di Lembah Harau sudah lama menjadi daya tarik wisata Provinsi Sumatra Barat. Pembahasan Kalimat deskriptif adalah kalimat yang menggambarkan orang, benda, alam, dan yang lainnya. Kalimat deskriptif ditandai oleh banyaknya penggunaan kata sifat di dalamnya. Contoh kalimat deskriptif, âTebing-tebing yang terjal ini mempunyai ketinggian 80-300 meter kata-kata bergaris bawah merupakan kata sifat. Jawaban A 7. Bacalah paragraf berikut dengan saksama! Koperasi mempunyai prinsip dasar menyejahterakan seluruh anggotanya dan sebagai kekuatan penyeimbang dalam........ ekonomi. Koperasi perlu dikembangkan dengan membentuk jaringan kerja mitra antarkoperasi dari berbagai dunia. Tidak adanya koperasi, usaha kecil menengah sulit bersaing dengan perusahaan-perusahaan multinasional, yang dikelola dengan mengedepankan prinsip..., efisiensi, dan... Kata serapan yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah.... A. sistem, efektivitas, dan produktivitas B. sistem, efektivitas, dan produktifitas C. sistem, efektifitas, dan produktifitas D. sistim, efektifitas, dan produktifitas E. sistim, efektifitas, dan produktifitas Pembahasan Kata serapan yang tepat yaitu sistim seharusnya sistem, efektifitas seharusnya efektivitas, produktifitas seharusnya produktivitas Jawaban A 8. Bacalah kutipan paragraf di bawah ini! Aparat hukum bertugas memberantas pelaku kejahatan narkoba, terutama dari sisi peredaran gelap narkoba. Lembaga kesehatan, pendidikan, sosial, dan agama berperan mencegah dan menanggulangi masalah itu terutama dari sudut penggunaan atau penyalahgunaan narkoba. Pihak keluarga pun tidak kalah penting dalam menanggulangi barang haram tersebut. Memang pemerintah dan masyarakatlah yang bertanggung jawab dalam penanggulangan penyalahgunaan narkoba. Berdasarkan letak kalimat utamanya, paragraf di atas termasuk jenis paragraf . . . . A. Campuran D. Menyebar B. Induktif E. Ineratif C. Deduktif Pembahasan Paragraf induktif adalah paragraf yang kalimat utamanya berada di akhir paragraf. Jadi paragraf tersebut termasuk paragraf induktif karena kalimat utamanya terletak pada akhir paragraf, yaitu Memang pemerintah dan masyarakatlah yang bertanggung jawab dalam penanggulangan penyalahgunaan narkoba. Jawaban B 9. Bacalah kutipan paragraf di bawah ini! Rendahnya minat baca pada siswa disebabkan dua faktor. Faktor tersebut bersifat internal dan eksternal. Faktor internal antara lain, siswa tidak suka membaca, malas, dan kurangnya motivasi. Sedangkan faktor eksternal antara lain, terbatasnya jumlah dan keragaman buku, serta kurang adanya keteladanan dari orang tua dan guru. Berdasarkan letak kalimat utamanya, paragraf di atas termasuk jenis paragraf . . . . A. Deduktif D. Menyebar B. Induktif E. Ineratif C. Campuran Pembahasan Paragraf deduktif adalah paragraf yang kalimat utamanya berada di awal paragraf. Jadi paragraf tersebut termasuk paragraf deduktif karena kalimat utamanya terletak pada awal paragraf, yaitu Rendahnya minat baca pada siswa disebabkan dua faktor. Jawaban A 10. Bacalah kutipan paragraf di bawah ini ! Pemanasan global yang mengakibatkan kenaikan suhu di atas permukaan bumi mengancam keberadaan Negara-negara kepulauan seperti Indonesia, Filipina, dan itu dikatakan Ketua Program Doktor damn Magister Pengelolaan dan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Pasca Sarjana Sumatera Utara USU, Prof. Dr. Alvi Syahrin, saat sosialisasi Mitigasi dan Perubahan Iklim, di Medan, mengatakan, pemanasan global yang terjadi diramalkan juga akan mencairkan es Greendland hingga menyebabkan naiknya permukaan laut menuju tujuh meter. Isi kutipan paragraf di atas adalah . . . . A. Pemanasan global yang mengakibatkan kenaikan suhu B. Pemanasan global mengancam neagara-negara kepulauan C. Pemanasan global dikatakan oleh Prof. Dr. Alvi Syahrin D. Pemanasan global yang terjadi akan mencairkan lapisan es E. Pemanasan global mengancam Indonesia Pembahasan Karena didalam paragraf tersebut dikatakan bahwa pemanasan global yang terjadi akan mencairkan lapisan es Greendland hingga menyebabkan naiknya permukaan laut menuju tujuh meter. Jawaban D
masih banyak guru yang belum mengetahui adanya buku pelajaran digital